Daftar Koruptor Cari nama

Kepala Daerah · KPK

Edison

Bupati Muara Enim 2025–2030

Edison mengenakan rompi tahanan atau diborgol, foto dokumentasi Kompas.com
Bupati Muara Enim Edison Kenakan Rompi Tahanan KPK Usai Jadi Tersangka. Foto: Kompas.com (hak cipta pada penerbit). Foto asli, tidak diedit; hanya diperkecil.
Status perkara
Tersangka
Nilai dugaan
Rp 1,6 miliar
Uang pengganti
—
Status sekarang
Ditahan, proses hukum9 Juni 2026

Terjaring OTT KPK Juni 2026, ditetapkan tersangka dan ditahan mulai 9 Jun 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK; 11 Jun 2026 juga ditetapkan tersangka perkara suap hasil audit BPK. Perkembangan sesudahnya (pelimpahan/sidang) belum terverifikasi.

Perkara ini belum berkekuatan hukum tetap, atau berakhir tanpa putusan tetap. Berlaku asas praduga tak bersalah; status dapat berubah.

Perkara 01 dari 02

Dugaan suap pengadaan barang/jasa Dinas Pendidikan dan penerimaan lain di Pemkab Muara Enim 2025–2026

2025-2026 · KPK · Suap · Gratifikasi

KPK menduga Sekretaris Disdikbud Muara Enim atas perintah Bupati Edison menerima uang dari kontraktor melalui perantara dan rekening nominee, dengan skema pembagian 5 persen untuk bupati, 3 persen untuk kepala dinas, dan 1 persen untuk PPK/bendahara; pada 6 Juni 2026 diduga diterima Rp500 juta dari pihak swasta PT MSA. Barang bukti sekitar Rp1,9 miliar disita. KPK kemudian juga menangkap pegawai BPK terkait dugaan suap hasil audit di Muara Enim.

Penyerahan teridentifikasi Rp500 juta (6 Jun 2026) dari pihak PT MSA; skema pembagian 5% untuk bupati; barang bukti disita ±Rp1,9 miliar. Total penerimaan bupati belum diumumkan.

Belum ada putusan pengadilan yang tercatat untuk perkara ini.

Perkara 02 dari 02

Dugaan suap pengondisian hasil audit BPK atas Pemkab Muara Enim

2026 · KPK · Suap

Dalam pengembangan OTT, KPK menetapkan EDS juga sebagai tersangka pemberi suap: ia diduga memerintahkan upaya perubahan hasil audit BPK melalui pihak swasta (AGG) dengan kesepakatan imbalan Rp1,6 miliar; sebagian dana Rp300 juta yang dialirkan ke Sumsel disebut untuk EDS. Dua pihak terkait BPK/ASN pengendali teknis turut ditetapkan tersangka.

Suap/gratifikasi: Rp 1,6 miliar

Rp1,6 miliar = kesepakatan imbalan untuk mengubah hasil audit (seluruh klaster), bukan angka yang terbukti.

Belum ada putusan pengadilan yang tercatat untuk perkara ini.

Sumber

Dokumen resmi

Pemberitaan

Baru sedikit rincian yang dapat dicocokkan dengan sumber. Isian yang tidak terkonfirmasi dibiarkan kosong. Diperiksa per 22 Oktober 2026. Kirim koreksi.

Baca juga

Foto
belum tersedia

ASN/Pejabat

Ahmad Luthfi H. Rahmatullah

Dugaan suap pengondisian hasil audit BPK atas laporan keuangan Pemkab Klaten 2025

Tersangka Dugaan Rp 400 juta Ditahan, proses hukum

Abdul Gani Kasuba mengenakan rompi tahanan atau diborgol, foto dokumentasi Liputan6.com

Kepala Daerah

Abdul Gani Kasuba

Suap dan gratifikasi proyek infrastruktur serta lelang jabatan Pemprov Maluku Utara

Vonis 8 tahun Meninggal dunia

Abdul Latif mengenakan rompi tahanan atau diborgol, foto dokumentasi Tempo

Kepala Daerah · 3 perkara

Abdul Latif

Korupsi pembangunan unit sekolah baru SMAN 1 Labuan Amas Utara (2005-2006)

Vonis Rincian belum tercatat Nilai Rp 3,6 miliar Status belum terverifikasi

Koreksi & hak jawab

Ada data yang keliru atau putusan yang lebih baru?

Kirim koreksi dengan sumber